By Fitria Nurkomariah March 12, 2023 214

Tips Menghindari Terjadinya Sexual Harassment

Di Indonesia sebagian masyarakat telah sadar dan paham akibat selalu digaungkan dan terus disosialisasikan mengenai topik sexual harassment. Sedikit terungkapnya kasus sexual harassment di negara ini bukan berarti ketiadaannya kasus. Kemampuan dan kesediaan pada garda terdepan bersama korban adalah hal yang terpenting untuk melawan berbagai bentuk tindakan sexual harassment. Dalam artikelnya, Komnas Perempuan juga menyuarakan sexual harassment merupakan tindakan seksual melalui sentuhan fisik atau non fisik dengan sasaran organ seksualitas dari korban.

Sexual harassment secara fisik atau non fisik dapat mengganggu psikologis korban sehingga membuat korban terkadang merasa  bingung dan sulit untuk mengindentifikasi kasus yang dialaminya. Ketika psikologis korban terganggu ia tidak dapat menggambarkan yang telah terjadi, ia akan menyangkal, mengatakan bahwa itu bukan sebuah masalah besar, bahkan berpikir bahwa takkan ada orang yang mempercayainya sehingga membuat korban takut disalahkan. Tentu akan sangat berat bagi korban untuk melalui masa sulit tersebut dan melaporkan atas apa yang telah dialaminya.

Dampak besar lainnya pada korban akan menyebabkannya cenderung menutup diri dan menghindari komunikasi dengan orang lain. Pencegahan sexual harassment dapat dimulai dari diri sendiri. Berikut beberapa tips ini dapat kamu lakukan agar terhindar dari sexual harassment secara fisik maupun non fisik bahkan secara online.

1. Edukasi

Pencegahan dasar yang dapat dilakukan adalah dengan mengedukasi diri dan orang sekitar tentang pentingnya pencegahan serta dampak dari sexual harassment itu sendiri. Tak sedikit orang menganggap sepeleh dan tidak menyadari betapa mengerikannya tindak kejahatan moral ini. Meski terkadang sudah aware dan memahaminya tetapi tidak menutup kemungkinan kalau di sekitar masih clueless bahkan abai untuk tahu mengenai penanggulangan sexual harassment ini.

2. Hindari stranger

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Akan tetapi, kita harus lebih  aware terhadap orang-orang sekitar karena tindakan sexual harassment dapat terjadi dimanapun bahkan oleh siapapun. Jangan sampai menaruh kepercayaan sepenuhnya terhadap orang yang baru ditemui. Maka dari itu, lebih baik menjaga jarak dan menghindari dengan mereka yang bukan anggota keluarga atau kerabat yang benar-benar dekat.

3. Berani speak up dan Tegas

Bersikaplah percaya diri dan katakan tidak secara tegas ketika mendapat ajakan seksual. Karena pelaku sexual harassment akan melakukan sasaran target pada korban yang tampak lemah dan tidak akan melakukan perlawanan. Jika bersikap tegas dan tidak takut menolak saat pelecehan terjadi maka dapat mengurungkan niat pelaku melakukan tindakan kejahatan.

4. Sigap Melakukan Perlawanan

Perempuan adalah makhluk lemah lembut sesuai pada kodratnya. Tetapi perempuan harus bisa melakukan perlawanan kepada pelaku sexual harassment dengan menguasai beberapa metode melumpuhkan lawan yang dapat dipelajari. Meski bukan ahli bela diri, tetapi penting untuk mempelajari gerakan dan teknik yang dapat digunakan ketika menghadapi pelecehan. Selain itu, sebagai bentuk sigap lainnya dapat membawa alat perlindungan diri seperti alat setrum atau semprotan cabe didalam tas ketika bepergian.

5. Bantu Korban Sexual Harassment

Ketika korban merasa berada pada titik paling rendah hidupnya, jangan sampai membuatnya down dan mengakibatkan mental illness. Melalui tindakan dan dukungan yang tulus dapat membantu korban sexual harassment. Karena pada kondisi tersebut dukungan berperan penting dan dapat meningkatkan pemulihan fisik dan psikis korban. Selain itu, penting untuk mengetahui orang yang bertanggung jawab dalam menangani kasus sexual harassment di wilayah sekitar agar dapat dilakukan pencegahan dan meminimalisir terjadinya kasus dalam lingkungan tersebut.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan agar lebih aware dan self protection. Jika terjadi sexual harassment dimanapun dan kepada siapapun jangan segan untuk segera ambil tindakan atau bahkan dapat melaporkan kepada pihak berwajib.