By Anis Afifatul Azizah November 13, 2022 22

Jenis Makanan untuk Ibu Hamil dalam Mencetak Generasi Terbaik!

Selama proses kehamilan, kebutuhan nutrisi Ibu harus benar-benar diperhatikan dan dijaga. Karena pada masa kehamilan, bukan hanya Ibu yang membutuhkan makanan, tetapi juga janin yang ada dalam kandungan Ibu.

Kondisi Ibu yang Hamil, biasanya akan memberikan rasa mudah lapar, walaupun sudah makan  berkali-kali. Hal itu disebabkan karena asupan nutrisi yang dimakan oleh Ibu hamil juga diserap oleh janin di kandunganya.

Meskipun tidak semua Ibu hamil mempunyai nafsumakan tinggi, apalagi di awal kehamilan, biasanya Ibu mengalami mual-mual, bahkan ada yang tidak doyan makan dan memerlukan pertolongan medis. Tapi bagi Ibu yang mempunyai nafsu makan tinggi, ada baiknya memperhatikan porsimakanya.

Bukanya tidak boleh makan dengan porsi banyak, tapi ada baiknya Ibu menjadipemilih dalam menentukan menu makanan. Bukannya lagi senang makanan manis, terus terusan makan makanan manis, lagi suka asam, terus terusan makan makanan asam.

Mnjadi pemilih makanan maksudnya dengan memperhatikan makanan yang bergizi dan sehat. Pilihlah makanan yang berfungsi untuk mendorong perkembangan janin, karena apa yang dimakan dan diserap oleh janin, juga sangat berpengaruh dengan kondisi janin di perut Ibu.

Oleh karena itu, minkan mau kasih tau nih makananapa saja yang penting dan lebih baik dikonsumsi oleh Ibu Hamil.

1. Sayur dan buah

Sayur dan buah adalah salah satu pilihan makanan sehat untuk ibu hamil.  Kebutuhan vitamin, mineral, serta serat yang diperlukan tubuh selama masa kehamilan dapatdipenuhi dengan mengkonsumsi buah dan sayur. Akan tetapi dalam memakan buah juga di perhatikan ya, jangan sampai karena suka asam, jadi memakan nanas muda. Nanas muda kurang direkomendasikan karena dapat membahayakan janin diusia awal kehamilan.

Sayuran hijau, seperti bayam dan kale, mengandung Vitamin A, Vitamin C, vitamin K, dan asam folat. Berbagai nutrisi tersebut penting untuk memelihara kesehatan mata, menjaga daya tahan tubuh, serta mencegah janin terlahir cacat.

2. Daging tanpa lemak, ikan, dan telur

Pilihan makanan sehat untuk ibu hamil ini kaya akan kandungan protein yang penting untuk pertumbuhan janin. Kebutuhan asupan protein untuk ibu hamil adalah sekitar 75–100 gram atau 2–3 porsi sumber protein per hari. Selain berguna untuk perkembangan janin, protein juga membantu pertumbuhan jaringan payudara pada ibu hamil, serta meningkatkan suplai darah dalam tubuh. Adapun protein yang aik dikonsumsi, diantaranya:

Telur, mengandung kolin yang berperan penting dalam mendukung perkembangan otak dan saraf janin, serta mengurangi risiko terjadinya spina brifida. Sementara itu, beberapa jenis ikan laut yang mengandung omega-3 baik untuk menjaga suasana hati ibu hamil, sekaligus mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak janin.

Untuk mengkonsumsi Ikan laut disarankan tidak lebih dari 350 gram per minggu. Hal ini dilakukan guna menghindari paparan merkuri yang umumnya terkandung di dalam ikan laut, seperti ikan salmon, tuna, atau tongkol.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan serat dan melancarkan pencernaan ibu hamil. Selain itu, pilihan makanan sehat untuk ibu hamil ini juga kaya akan kalium, folat, zat besi, dan magnesium.

Kalsium berguna untuk membangun tulang dan gigi janin. Asam folat mengurangi risiko cacat lahir, termasuk cacat pembentukan tabung saraf pada janin yang memengaruhi otak serta saraf tulang belakangnya. Zat Besi berfungsi meningkatkan volume darah dan mencegah anemia. Dengan tercukupinya asupan serat, ibu hamil akan terhindar dari konstipasi dan wasir.

3. Gandum Utuh

Gandum utuh merupakan salah satu sumber karbohidrat yang juga kaya akan nutrisi, termasuk serat, Vitamin E, dan selenium yang baik untuk tumbuh kembang janin.Untuk mencukupi kebutuhan energi saat hamil, ibu hamil disarankan mencukupi asupan karbohidrat kompleks dari roti gandum, oatmeal, pasta, atau nasi merah.

5. Susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahannya, seperti yoghurt dan keju, kaya akan kalsium yang baik untuk pembentukan jaringan tulang pada bayi serta menjaga kesehatan tulang ibu hamil.

Selama masa kehamilan, Bumil disarankan untuk mengonsumsi 10 gelas air dalam sehari. Cairan juga dapat diperoleh dari buah dengan kadar air yang tinggi, jus, atau susu yang telah dipasteurisasi. Namun, hindari mengonsumsi terlalu banyak minuman kemasan dengan kadar gula tinggi. Minuman tersebut dapat menyebabkan diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Dalam mencetak generasi terbaik juga perlu dipersiapkan sejak masa kandungan. Salah satu aspek yang penting adalah asupan makanan yang bergizidan berfungsi untuk mendorong perkembangan janin. Untuk bumil diluar sana, tetap semangat, kalian HEBAT.